Loading...

Himbauan

agrowisata

Keberadaan Agrowisata PT. Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk bertujuan untuk mengoleksi tanaman obat dan pelestarian plasma nutfah terutama diprioritaskan pada tanaman-tanaman langka atau yang hampir punah. Sebagian besar koleksinya terdiri dari tanaman obat untuk bahan jamu yang dipergunakan oleh para industri dan yang lainnya masih dieksplorasi dari alam.

Pada tahun 1999 dirintis pembukaan kawasan khusus untuk lokasi koleksi tanaman obat yang akhirnya didesain seartistik mungkin dan menarik untuk dilihat dan dikunjungi. Secara resmi tempat tersebut dijadikan obyek agrowisata khusus koleksi tanaman obat yang dirancang terpadu, antara koleksi tanaman obat dengan desain taman serta infrastruktur lainnya.

Agrowisata tanaman obat di kawasan Pabrik Sido Muncul, Jl. Soekarno Hatta, Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menempati lahan seluas 3 hektar, dengan topografi tanah landai, ketinggian tempat 440 meter dari permukaan laut.

Dalam area agrowisata ini terdapat sekitar 400 spesies tanaman termasuk tanaman introduksi dari luar negeri antara lain Echinacea Purpurea, Tribulus Terrestris, Mintha Piperita dan Sylibum Marianum.

Di dalam area ini juga terdapat 154 ekor satwa dari 52 spesies, seperti:

  • Harimau Sumatra dan Siberia
  • Reptil seperti buaya dan ular
  • Kelompok kera (OwaJawa, Lutung Kelabu, Si Amang, Kera Jawa)
  • Orang Utan Kalimantan
  • Kasuari, Merak, Burung Kakaktua, Elang
  • Kuda
  • Ikan Arapaima

Sejak tahun 2011 telah mendapatkan izin sebagai Lembaga Konservasi (LK) dari Kementerian Kehutanan (LHK) RI dalam bentuk satwa.

Agrowisata sebagai kawasan wisata dan dikunjungi masyarakat dengan rata-rata kunjungan 5000 orang wisatawan per bulan, tanpa dikenakan biaya sebagai upaya bagian daripada kegiatan CSR untuk memberikan edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.