Loading...

Himbauan

Manajemen Resiko

Gambaran Umum Kegiatan Manajemen Risiko

Perseroan mengelola semua risiko secara efektif dan efisien serta memastikan kesinambungan pertumbuhan bisnis melalui pengelolaan risiko secara proaktif, berfokus pada risiko yang terpenting, dan dilakukan secara terkoordinasi dan terintegrasi. Dalam menjalankan manajemen risiko, Perseroan selalu berinovasi untuk mendapatkan cara-cara yang lebih efektif dan efisien.

Kerangka kerja manajemen risiko Perseroan mengacu pada best practice antara lain melalui tindakan-tindakan sebagai berikut:

  1. Melakukan identifikasi risiko melalui kegiatan audit yang dilakukan secara berkala.
  2. Menganalisis dampak dan aktivitas mitigasi risiko untuk dituangkan ke dalam SOP.
  3. Memantau pelaksanaan SOP dan menelaah kecukupan SOP.
Jenis Risiko dan Mitigasinya

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri jamu dan farmasi, risiko utama Perseroan yang mungkin timbul adalah risiko yang berkaitan dengan mutu dan kualitas produk yang dihasilkan, ketersediaan bahan baku dengan kualitas yang baik serta kesinambungan jumlah pasokan secara konsisten dari waktu ke waktu serta risiko terkait keuangan. Untuk memitigasi dampak dari risiko-risiko tersebut, Perseroan telah mengembangkan berbagai SOP dan kebijakan.

Evaluasi Efektivitas Manajemen Risiko

Penilaian efektivitas manajemen risiko dilakukan oleh Unit Audit Internal. Penilaian dilakukan dengan mengidentifikasi potensi risiko, mencari data frekuensi keterjadian risiko dan menelaah SOP/kebijakan yang mengatur aktivitas terkait. SOP/kebijakan akan terus dikembangkan supaya risiko dapat dikelola seminimal mungkin.