Loading...

Komite Nominasi dan Remunerasi

Komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi

Komite Nominasi dan Remunerasi (“Komite NR”) dibentuk berdasarkan SK Dewan Komisaris Nomor: 002/SM/SK-DEKOM/VIII/18 tanggal 28 Agustus 2018 tentang Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi. Pada 9 April 2021 telah dilakukan perubahan ketua Komite NR berdasarkan SK Dewan Komisaris Nomor: 001/SM/SK-DEKOM/IV/21 tanggal 9 April 2021. Komite NR terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen sebagai ketua merangkap anggota, 1 (satu) orang Komisaris sebagai anggota dan 2 (dua) orang pihak eksternal yang independen sebagai anggota yang telah memenuhi persyaratan Peraturan Otoritas jasa Keuangan Nomor: 34/ POJK.04/2014.

Jabatan Nama
Ketua merangkap anggota Segara Utama
Anggota Eric Marnandus
Anggota Heriati Gunawan
Anggota Venancia Sri Indrijati W
Pernyataan Independensi

Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, seluruh anggota Komite NR berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip GCG dengan bersikap objektif, profesional, dan independen. Komite NR tidak akan mengambil keputusan di bawah tekanan dan intervensi dari pihak manapun dan menghindari setiap potensi benturan kepentingan. Seluruh anggota Komite NR tidak memiliki hubungan afiliasi baik secara kekeluargaan maupun hubungan bisnis dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali.

Pedoman Kerja Komite NR

Komite NR memiliki Pedoman Kerja Komite NR yang menjadi pedoman pelaksanaan tugasnya. Pedoman tersebut antara lain mengatur hal-hal sebagai berikut:

  1. Struktur dan masa jabatan,
  2. Tugas dan tanggung jawab,
  3. Prosedur kerja,
  4. Rapat,
  5. Pelaporan dan pengungkapan,
  6. Anggaran.
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang

Tugas dan tanggung jawab Komite NR sebagaimana diatur di dalam Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite NR mencakup fungsi nominasi dan fungsi remunerasi sebagai berikut:

Terkait fungsi Nominasi:

  1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
    • Komposisi jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
    • Kebijakan dan kriteria proses nominasi; dan
    • Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
  2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan Dewan Komisaris berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
  3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
  4. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris, untuk disampaikan kepada RUPS.

Terkait fungsi Remunerasi:

  1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai struktur, kebijakan dan besaran remunerasi anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
  2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
Rapat Komite

Pada tahun 2020 Komite NR mengadakan 8 kali rapat yang dihadiri seluruh anggota Komite (tingkat kehadiran 100%).

Tanggal Rapat Agenda Rapat Kehadiran Komite Rapat
14 Januari Rapat dengan HRD:
  • KPI 2019 anggota BOD
  • Proposal kenaikan gaji 2020
  • Proposal kebijakan tunjangan pengobatan untuk BOD dan BOD-1
100%
17 Februari Rapat dengan HRD membahas KPI 2020 anggota BOD 100%
20 Maret Rapat dengan HRD:
  • KPI 2020 anggota BOD
  • Proses pengelolaan kinerja 2020 anggota BOD hingga Supervisor
100%
23 April Rapat dengan HRD:
  • Tindak lanjut proses pengelolaan kinerja 2020
  • Crisis management untuk Covid-19
100%
18 Agustus Rapat dengan HRD:
  • Struktur penggajian
  • Struktur organisasi Penjualan
  • Struktur organisasi SHI
100%
2 Oktober
  • Pembahasan mengenai calon Komisaris Independen
  • Peran dan tanggung jawab HRD
100%
2 November Rapat dengan HRD mengenai standardisasi benefit 100%
11 Desember Evaluasi kegiatan Komite NR tahun 2020 100%
Laporan Pelaksanaan Tugas

Pada tahun 2020, Komite melaksanakan fungsinya yaitu:

  1. Memberi masukan kepada Dewan Komisaris dan manajemen untuk struktur KPI 2020 Direksi dan evaluasi kinerja Direksi.
  2. Merekomendasikan calon anggota Direksi.
Kebijakan Suksesi Direksi

Komite NR belum merumuskan kebijakan mengenai suksesi Direksi.